Efisiensi-mania

Created by : Turboman - October 12, 2008
Media diskusi utk meningkatkan efisiensi mesin mobil kita, baik Gasoline maupun Diesel, utk mencapai kons. BBM yg lebih hemat & emisi CO2 yg lebih rendah


Recent Blogs :

Tips Hemat BBM bagi Pengendara
(October 30, 2008, 11:11 AM)
Tips Hemat BBM bagi Pengendara Disaat harga BBM tidak mungkin turun, Anda harus mencari solusi agar kocek Anda tidak terlalu boros untuk menggunakan dan merawat mobil. Tips berikut ini pantas Anda simak: Pilih BBM di pom bensin yang bersih, alias tidak oplosan.Jangan terpaku pada roda yang nyaring. Pastikan kondisi roda mobil Anda bagus. Roda yang pemasangannya tidak pas bisa membuat mobil Anda boros bensin. Jaga agar mobil tetap dingin – Tapi jangan bakar semua bensin ketika...
- Tips Hemat BBM bagi Pengendara


Blogs : 1







Recent Forum Topics :


Tata Tertib milis Efisiensi mania
- Milis Efisiensi mania ditujukan sebagai sarana diskusi mengenai hal ha/ / teknik - teknik yg berkaitan dengan perbaikan efisiensi kendaraan, diutamakan adalah hal hal yg sifatnya teknis & dapat dilakukan oleh setiap member. Milis efisiensi mania mengijinkan posting review & diskusi terhadap suatu alat yg terbukti berhasil memperbaiki efisiensi BBM, baik kelebihan maupun kekurangannya, yang mana dilakukan oleh user / pengguna berdasarkan pengalaman pribadi secara objektif & didukung oleh data data yg akurat. Dilarang keras memposting sesuatu yang bertujuan utk mempromosikan alat alat tertentu, dimana milis Efisiensi mania bukanlah milis iklan-baris. Salam Moderator



Pentingnya gerakan kaki kanan thd efisiensi BBM
- Di sini penulis ingin sharing dari hasil percobaan dan pengamatan bagaimana pentingnya gerakan kaki kanan thd efisiensi BBM. Pada pengamatan ini sengaja penulis menggunakan mobil berbahan bakar Gasoline yg mana tantangan utk mencapai efisiensi BBM lebih sulit (drpd Diesel), ditambah lagi mobil yg digunakan sudah full peredam. Jenis mobil : SUV 2000 cc A/T 5 speed Trip pertama : Rute : Grogol - Serpong - Grogol (MID di reset pas berangkat di tol Kebon Jeruk) Jam : berangkat menjelang jam 11 malam BBM : Pertamax biru + Redline CFSC 45 ml (utk 1/2 tangki) Total jarak tempuh : 51,4 Km (kanan bawah) Correction factor MID : 3% Odometer mobil : 13.900 Km Kecepatan max di tol : 100 km/jam Kec rata2 di tol : 80 - 95 km/jam RPM max : 2500 (hanya saat akselerasi) Selama cruising RPM lebih banyak di bawah 2000 AC : dinyalakan seperlunya (ketika udah dingin kompressor AC dimatikan) Selama perjalanan termasuk antri di gerbang tol / naik - turun Plaza Serpong / muter2 di parkiran plaza serpong Trip kedua : Dengan rute yg sama dgn tetapi MID di reset sejak dari rumah Berangkat jam 10.30 malam Sempat mengalami macet di depan Untar hingga Telkom slipi Saat berakselerasi dari diam mobil berakselerasi dengan slow, ibarat kereta yang mulai berjalan keluar dr stasiun, pedal gas ditoel dengan penuh perasaan (mata sambil ngelirik ke MID) AC digunakan seperlunya, saat dingin kompressor AC dimatikan. Dari pengamatan nubie : MID mencapai angka yg optimal ketika mobil berada di kec. 85 - 95 km/jam scr konstant, indikator MID bisa sampai menujuk ke kisaran 1:16 - 17 Keterangan : Oli mesin yg digunakan : Caltex HE 5W-30 + AFA (udah dipake 3900 Km) AAI 4 saluran Busi : Autolite 958 Saringan udara standard, hanya dibersihkan teratur Kesimpulan : Faktor kaki kanan / kombinasi gigi2 trans & FD / pemakaian AC / kondisi traffic / tekanan ban amat sgt. berpengaruh thd kons. BBM. Test pertama Test kedua



angin biasa ama nitrogen
- bedanya isi angin untuk ban mobil,, mendingan angin biasa apa nitrogen?kira2 oke an yg mana yaa??ngaruh ga sama hemat BBM?
- ane juga udah pernah nyoba nitrogen dan udah buang2 duit 40 ribu waktu itu... tapi ga merasakan perbedaannya... ato mungkin ane yang kurang sensitif kali yach???? -------------------------------Phil 1:3



Tentang Eco Driving
- First off all, se efisien apapun kendaraan anda, utk mencapai efisiensi BBM yg maksimal haruslah didukung pola mengemudi yang proporsional. Berikut adalah artikel mengenai Eco Driving, selamat membaca http://rapidshare.com/files/143535763/Eco-Drive_20Passenger_20Car.pdf   http://www.kenworth.com/FuelEconomyWhitePaper.pdf
- wah, makasih nih atas sharing nya.. baca dulu aaah..
- gabung yaa bro.. thanks info nya...
- nice info gan... -------------------------------Phil 1:3



All about VVT system
- VVT mechanism Dual VVT mechanism & operation :



Panduan tuning efisiensi utk Innova VVT-i (TR-FE)
- Dear all ; Hal dasar yang sebaiknya diperhatikan dalam memperbaiki kinerja mesin Gasoline utk mencapai efisiensi BBM yang lebih baik adalah dimana kita harus melakukan perbaikan Torsi / Pumping Power pada RPM rendah, sehingga mobil bisa melakukan pergantian gigi lebih awal tanpa harus membuat mesin berputar ke RPM yg lebih tinggi. Hal umum yang banyak dilakukan biasanya dengan membuat AFR sedikit lebih rich (slightly rich) dengan tujuan memperbaiki Torsi pada RPM rendah. (Tapi sedikittt lebih rich aza yaks, jangan sampai kelewat rich) Utk hal tsb. angka Lambda utk tiap tiap mesin bisa sedikit bervariasi mengingat kondisi mesin pada setiap mobil belum tentu sama, maka idealnya setting AFR juga diikuti dengan pengamatan thd warna ujung elektroda busi. Selain itu juga dengan memajukan timing pengapian agar mesin bisa mesin bisa mencapai Thermal efficiency yg lebih baik. Tetapi utk hal ini juga sgt tergantung dengan nilai Oktan BBM yg digunakan serta suhu udara pada daerah intake. (Utk mesin2 modern yang "Distributorless" maka untuk pengontrolan Timing yg efektif bisa dilakukan dgn modul Piggyback) Alternative lain yang bisa dilakukan adalah dengan memperbaiki pumping power / mengurangi pumping loss yang diakibatkan mekanisme throttle.  Salah satunya bisa dilakukan dengan cara menambah suplai udara ke intake antara Throttle Body dan Cyl head, hanya saja debit udara yang masuk harus benar2 sesuai dengan yang dibutuhkan mesin. Di bawah ini contoh aplikasi AAI pada 2TR-FE : Mini filter utk sistem AAI Untuk aliran udara yang menuju ke mesin / intake manifold : Kecepatan aliran udara yang menuju mesin / intake manifold juga sgt penting, demikian juga suhu udaranya. Cara utk membantu mempertahankan kecepatan aliran udara menuju mesin ada bermacam macam, yang terpenting adalah metode yang diterapkan tidak boleh menimbulkan hambatan pada RPM tinggi. Contoh aplikasi Vortex pada air filter box Innova / Fortuner : Demikian pula metode utk membuat suhu intake lebih rendah. Dengan suhu intake yang lebih rendah maka user akan sedikit lebih leluasa dalam memajukan timing pengapian. Bahan bakar : Utk mencapai efisiensi maksimum gunakan BBM dgn Oktan yg direkomendasikan produsen, umumnya efisiensi terbaik didapat dengan menggunakan BBM dgn angka Oktan sedikit lebih tinggi daripada yg disarankan di buku manual. Penggunaan BBM dgn oktan yg amat sgt tinggi hanyalah pemborosan belaka.   Idealnya BBM mengandung additive yg cukup utk menjaga kebersihan Injector & kepala klep, jika anda menggunakan bahan bakar dengan spesifikasi di bawah yang dianjurkan di buku manual, maka bisa ditambahkan additive BBM yg berkualitas dimana mengandung cleaning agent (detergent) / lubricity agent / Octane improver, etc. Berikut data kebutuhan RON & timing katup 1TR-FE (yg kiri) : Busi : Penggantian busi non standard adalah opsi, pada mesin keluarga TR-FE (1 & 2TR-FE) terbukti berhasil baik menggunakan busi OEM  X-Trail (LFR5A-11)  maupun Denso IKH 16 (heat range 16 dr busi Denso cocok utk aplikasi city driving / stop & go)    Pelumas Penggunaan pelumas berviskositas rendah membuat kerja mesin menjadi lebih ringan,  umumnya mesin2 kend penumpang modern didisain utk menggunakan pelumas berviskositas rendah dalam rangka mengejar efisiensi BBM. Pada buku manual TR-FE kekentalan pelumas yang disarankan utk mengejar efisiensi BBM adalah SAE 10W-30 / 5W-30  sementara pelumas dengan tingkat viskositas yang lebih kental diijinkan utk menyesuaikan dengan ambient temprature. Utk pemakaian di iklim tropis, pelumas ber viskositas rendah setara SAE 5W-30 / 10W-30 tetap layak digunakan asalkan : 1. Pelumas2 tsb. memiliki angka Index Viskositas (Viscosity Index) lebih dari 160 2. API service minimal SL atau ACEA A3 3. Interval ganti oli yang tidak terlalu jauh / oli mesin tidak dipaksakan untuk bekerja melewati batas "fatigue" nya. Penggunaan pelumas berviskositas rendah juga utk mendukung kinerja HLA (Hydraulic Lash adjuster) dan Oil control valve pada sistem VVT HLA Jikalau di daerah anda tinggal sulit untuk menemukan oli SAE 10W-30 atau 5W-30 berkualitas tinggi, maka anda bisa gunakan oli dengan level kekentalan maksimum 10W-40 Penggunaan pelumas SAE 10W-40 juga diperlukan jika mobil anda sering mengangkut beban berat. Mengenai interval penggantian pelumas mesin : Jika ingin kinerja mesin tetap maksimal ada baiknya oli diganti sebelum oli menjadi benar2 "fatigue" / kehilangan daya lumasnya. Indikasinya adalah saat suara mesin sudah mulai terdengar agak kasar / tarikan mulai agak berat, sebab pelumas yang sudah kehilangan daya lumasnya / kinerjanya sudah drop akan membuat kerja mesin menjadi lebih berat & membuat kons. BBM menjadi lebih boros. Ground Cables : Sebetulnya Ground Cables tidak berhubungan secara langsung dengan efisiensi BBM, tetapi Ground Cables membantu mensinkronkan gerakkan pedal gas dan Throttle mesin, sehingga pengemudi akan lebih mudah menentukan derajat tekanan pada pedal gas dalam upaya mengemudi secara Eco-drive. Titik titik yang perlu diperhatikan dalam pemasangan Ground Cable di TR-FE : 1. Cyl Head 2. ECU 3. Dekat oil Control valve pada Cyl head 4. Throttle Body 5. A/T unit (jika mobilnya A/T) Opsi opsi untuk pengembangan lebih jauh : Penggantian kipas pendingin radiator dengan sistem elektrik untuk mengurangi "Parasitic Load"  pada mesin  Electric Fan terpasang pada Shroud 1TR-FE Dan yang paling penting dari semua dalam rangka meraih efisiensi BBM yang lebih baik adalah bagaimana cara anda mengemudi. (Bersambung) Referensi : Foto AAI : Hasil instalasi  Phoenix RW - Serpong  (pak Andreas) Deflector : bisa dibuat sendiri dengan menggunakan ganjal pintu Fixon  Catatan : Utk sistem AAI pastikan utk menggunakan filter mini dengan kemampuan filtrasi yang baik, filter mini tanpa kemampuan  filtrasi yang baik akan menyebabkan keausan internal yg lebih cepat dan baru terlihat dalam jangka waktu yg lama (tidak terdetek dlm jangka pendek) So far mini filter utk breather adalah yg terbaik. 
- bro, pernah gak ditest voltase dari setelan CO pada angka berapa ketika AFR ideal tepatnya Lambda nya sampai ke titik ideal? Thank for the info...  
- Kalo si bang doel nyoba sih di angka 2,6 Volt........ekekekekekeke Tapi tiap mobil belum tentu sama persis yach kayaknya....... CMIIW ---From: Juven, Wednesday, January 28, 2009, 10:07 AM Message:bro, pernah gak ditest voltase dari setelan CO pada angka berapa ketika AFR ideal tepatnya Lambda nya sampai ke titik ideal? Thank for the info...  
- bro,di pangkal mini filter ada PCV valve nya ya?iitu PCV valve utk mobil apa?kl seandainya tidak di pakai PCV valve, apa akan jadi masalah?thx
- 1. Ya PCV digunakan utk mengatur debit udara yg masuk, kalo nggak pake PCV maka saat stasioner mesin bisa agak bergetar. Eniwei instalasi sistem AAI (jumlah cabangnya) disesuaikan dengan kebutuhan si mesin scr individual, mengingat kondisi antara sesama mesin 1TR-FE itu belum tentu sama persis. ---From: Reza Prasetya, Wednesday, February 04, 2009, 11:45 AM Message:bro,di pangkal mini filter ada PCV valve nya ya?iitu PCV valve utk mobil apa?kl seandainya tidak di pakai PCV valve, apa akan jadi masalah?thx
- bagaimana kita tau kl mesin sudah tercukupi kebutuhan AAI nya??hal"apa yang mengindikasikan kl masih kurang atau bahkan kelebihan??oiya, innova saya G A/T 2.0---From: Turboman, Wednesday, February 04, 2009, 12:32 PM Message:1. Ya PCV digunakan utk mengatur debit udara yg masuk, kalo nggak pake PCV maka saat stasioner mesin bisa agak bergetar. Eniwei instalasi sistem AAI (jumlah cabangnya) disesuaikan dengan kebutuhan si mesin scr individual, mengingat kondisi antara sesama mesin 1TR-FE itu belum tentu sama persis. ---From: Reza Prasetya, Wednesday, February 04, 2009, 11:45 AM Message:bro,di pangkal mini filter ada PCV valve nya ya?iitu PCV valve utk mobil apa?kl seandainya tidak di pakai PCV valve, apa akan jadi masalah?thx
- Sebetulnya yg paling tepat memang uji di Dyno, tapi berdasarkan yang sudah sudah jumlah cabang AAI yg moderat utk 1TR-FE adalah antara 2 - 4 cabang. (Tapi masalahnya ongkos Dyno lebih mahal dr AAI itu sendiri....heheheehh) Biasanya dicoba pasang 2 dulu, kalau semuanya oke en mau coba lanjut tambah 1 cabang lagi.   --- From: Reza Prasetya, Monday, February 09, 2009, 09:25 PM Message: bagaimana kita tau kl mesin sudah tercukupi kebutuhan AAI nya??hal"apa yang mengindikasikan kl masih kurang atau bahkan kelebihan??oiya, innova saya G A/T 2.0
- tadi saya sudah coba,, tapi baru 1 cabang karena keterbatasan alat yang saya punya.pcv nya di ganti ama kran kompresor.pada saat kran saya buka full, mesin bergetar tidak konstan dan dari suara di knalpot juga terdengar tidak konstan. bau knalpot jg jadi tercium. pada saat standart, saya tidak pernah mencium bau knalpot pada innova euro2 saya.Ketika saya test, mobil lebih enteng dan shifting terkadang menyentuh 2000rpm keatas,, sebelumnya jarang sekali shifting diatas 2000rpm.pada saat kran saya buka setengah saja, getaran mesin lebih konstan, begitu jg suara di knalpot.Ketika saya test, lebih enteng sedikit aja dibanding standart,bisa dikatakan hampir tidak ada bedanya.jadi, kl seandainya saya tambah cabang nya lagi apakah mesin akan semakin bergetar karena udara yang masuk semakin banyak?maaf, panjang banget nih.. hehehe---From: Turboman, Monday, February 09, 2009, 10:33 PM Message: Sebetulnya yg paling tepat memang uji di Dyno, tapi berdasarkan yang sudah sudah jumlah cabang AAI yg moderat utk 1TR-FE adalah antara 2 - 4 cabang. (Tapi masalahnya ongkos Dyno lebih mahal dr AAI itu sendiri....heheheehh) Biasanya dicoba pasang 2 dulu, kalau semuanya oke en mau coba lanjut tambah 1 cabang lagi.   --- From: Reza Prasetya, Monday, February 09, 2009, 09:25 PM Message: bagaimana kita tau kl mesin sudah tercukupi kebutuhan AAI nya??hal"apa yang mengindikasikan kl masih kurang atau bahkan kelebihan??oiya, innova saya G A/T 2.0
- Ya itu dia, makanya lebih disarankan utk menggunakan PCV valve instead of keran. So far sih pake PCV valve dan dibuat bercabang 2 hingga 4 enggak menimbulkan getaran / guncangan yg signifikan pada saat stasioner. (bila dibandingkan sistem air injection dgn keran) cabang 2 = 2 saluran dengan 2 PCV valve, demikian halnya cabang 4
- ohh.. karena kran nya yah..utk PCV nya, apa ada spesifikasi khusus?dan biasa nya beli dmn ya?kl ga salah PCV kan beda"ya..CMIIW
- PCV yang dari mobil apa aja sebetulnya bisa pake. Sedang utk. PCV body metal spt yg dipakai rekan2 Innova Community bisa coba hub pak Andreas - Phoenix di 0818763649
- thx atas infonya yah..



Ganti busi bagi yg hobby ganti busi sendiri
- Ganti busi bagi yg hobby ganti busi sendiri  Paling ideal dilakukan saat mesin dingin Ukur Gap busi dengan seksama sesuai spesifikasi yg ditentukan pada buku manual. Membersihkan elektroda COP (Coil n Plug), bisa dgn larutan contact cleaner, semprot sedikit pada cotton buds membersihkan konektor COP Kencangkan busi sesuai spec yg dianjurkan. Utk busi dgn diameter ulir 14 mm & Cyl Head Aluminium maka momen pengencangan adalah antara 25 - 35 Nm. Alat alat bantu yg digunakan Pengukur Gap Soket dgn magnet di bagian dalam, utk memudahkan Bagian luar soket diberi plester agar tidak membuat baret selongsong rumah busi pada Cyl head.



Penyebab ngelitik & boros pada mobil yg Odometernya sudah banyak
- Dear allSering kita mengalami jika odometer mobil kita sudah menempuh jarak yang sangat jauh sekali atau usia mesin mobil kita di atas 4 tahun menjadi boros dan cenderung mudah ngelitik walaupun sudah kita tune up (setel klep / ganti busi / setel CO)Ada apakah gerangan ?Jawabannya adalah deposit senyawa karbon.Deposit senyawa karbon yang terbentuk pada saluran Injector / intake valve / ruang bakar memiliki implikasi negative terhadap kinerja mesin.Deposit pada Injector menyebabkan proses pengabutan BBM terganggu.Deposit pada ruang bakar menyebabkan volume ruang bakar menjadi sedikit mengecil, alhasil kompresi bisa menjadi sedikit naik.Deposit pada intake valve, ini hal yg sgt krusial, banyak efek yang disebabkan oleh deposit di intake valve di luar dugaaan kita.Deposit pada intake valve dapat menyebabkan perubahan AFR pada proses pembakaran, dimana deposit pada intake bekerja spt halnya "spons", dia menyerap uap BBM saat BBM disemburkan oleh Injector pada langkah hisap, sehingga campuran yg masuk ke ruang bakar menjadi "lean" dan dia akan "melepaskan" deposit BBM saat mesin deselerasi / throttle off http://findarticles.com/p/articles/mi_qa3828/is_200212/ai_n9150047/ The IVDs also act like a sponge, creating a delay in fuel control. This delay not only creates a temporary enleanment on acceleration but also causes a temporary enrichment on deceleration. When the throttle is closed, the intake manifold vacuum goes high, pulling the fuel out of the carbon sponge. This affects fuel control, potentially affecting catalytic converter diagnostics under OBD II.Sebetulnya apa yang menyebabkan terjadinya akumulasi deposit bahan sistem bahan bakar dan mesin mobil bensin ?Jawabannya : sebagian komposisi zat dari gasoline itu sendiri http://books.google.co.id/books?id=yzhgRqzATiAC&pg=PA162&lpg=PA162&dq=intake+valve+deposit+and+aromatic+in+fuel&source=bl&ots=xhVQ9pME2P&sig=kRuLGwTpKjX1kqk6rFlV8k2BALA&hl=id&ei=-AfMSqmDBpWGkQXe8ZzkBA&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=1#v=onepage&q=intake%20valve%20deposit%20and%20aromatic%20in%20fuel&f=falseOlefin / Diolefin dan Aromatic yang terkandung pada Gasoline adalah salah 1 penyebab terbentuknya deposit, dimana zat zat tersebut memiliki thermal stability yg tidak begitu tinggi, dapat menjadi deposit jika terexpose suhu tinggi. Komposisi tertentu pada pelumas juga dapat "membantu" menyebabkan deposit pada intake valve, ia masuk melalui "uap oli" lewat PCV valve di jalur intake serta pada batang klep itu sendiri, dimana pelumas melumasi batang klep & bos klep (valve stem).Lalu bagaimana solusinya ? Solusinya adalah melakukan proses pembersihan, baik pembersihan Injector / ruang bakar / intake valve.Di pasaran teresedia puluhan macam obat pembersih, tetapi proses pembersihan yang paling efektif adalah proses pembersihan dengan proses yang langsung menuju daerah sasaran spt obat "Purging Injector" (gasoline injector) dengan sistem langsung mengalir ke saluran fuel rail dan obat pembersih ruang bakar baik dengan sistem semprot ke intake maupun yang diinjeksikan masuk melalui lubang busi. Untuk pembersihan intake valve yang efektif bisa dengan melepas intake manifold, injeksikan obat langsung ke intake port.



All about Gasoline
- All about Gasoline Komposisi gasoline All about Gasoline


Forum : 1









Smart Community Builder
Build Community, Get Friends, Share Videos, Share Pictures

Dinogroups™ is powered by VEELABS. Please also visit
DinoMarket - Tempat jual beli, pasang iklan dan buat toko online gratis.
DinoBar - The stylish online shopping for gifts and flowers